Saturday, September 09, 2006

Tak Pantas Masuk syurga


Betapun banyak amal yang kita lakukan, tak sebanding dengan umur yang telah diberikan Allah SWT pada kita, Menurut perkiraan kita, kita sudah beramal banyak, nyatanya jika dihitung secara cermat, ibadah kita hanya sedikit sekali. Dari umur yang diberikan, waktu untuk tidur lebih banyak dibandingkan waktu ibadah. Minim sekali ibadah kita pada Allah, itupun belum tentu diterima Allah, apa lagi kalau dibarengi dengan riya, maka ibadah kita terbenilai apapun, nilai ibadah kita nol, kalau dibarengi denga riya.
Jadi, kalau mau dihitung-hitung, rasanya tak pantas kita mendapat syurga, tak pantas kita dimasukan ke dalam syurga di akherat nanti, mengapa ? Karena ibadah kita sedikit sekali, sedangkan dosa kita banyak sekali, hampir tiap hari dosa kita lakukan, ada aja dosa yang kita lakukan, ntah dosa kecil yang tidak kita merasa melakukan sampai dosa yang sengaja dilakukan.
Maka jika di akherat nanti kita masuk syurga, itu semata-mata hanya karunia Allah, bukan karena amalan kita, amalan kita tak cukup untuk memasuk kita ke dalam syurga, amalan kita tak pantas memasukan kita ke syurga, lagi-lagi itu hanya karunia Allah pada kita, itu hanya karena Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang pada kita, kalau tidak karena karunia Allah, maka kita pantasnya di masukan ke neraka !!!
Ya Alllah, hamba tak pantas masuk syurgaMu, tapi ya Allah, hamba tak sanggup menahan panasnya api nerakaMU, jangan api di nerakamu ya Allah, api di dunia saja, sudah dapat menghancur leburkan daging dan tulang belulang hamba menjadi debu !!! Ya Allah, lindungi hamba dari azab kubur dan nerakaMu. Hamba memang tak pantas masuk syurgaMu ya Allah, tapi nerakaMU ya Allah, hamba tak mampu membayangkan panasnya, selamatkan hamba dari nerakaMu ya Allah, masukan hamba ke dalam syurgaMu yang penuh kenikmatan.

Wednesday, September 06, 2006

Tulislah, walaupun hanya satu ayat ....!


Jangan biarkan ide-idemu hilang begitu saja, tanpa catatan. Catatlah... tulislah walaupun hanya satu ayat, satu kalimat ! idemu adalah hasil dari pemikiranmu yang datangnya bisa dengan tiba-tiba,bila tak dicatat, maka ide itu akan hilang dan tak dapat kembali lagi.
Jangan biarkan hasil pemikiranmu berlalu tanpa catatan, tinggalkan untuk generasi mendatang. Jasadmu boleh turkubur tanah, tapi idemu harus tetap hidup sepanjang jaman. Para tokoh masa lalu yang hidup berabad-abad yang lalu ... tapi namanya masih tetap disebut orang, pemikiranya masih dikaji dan dipelajari orang. Padahala jasadnya ntah sudah jadi apa, tapi hasil pemikiranya yang ditulis, sampai sekian abad tetap ada dan mengabadi !
Tulislah, walaupun hanya satu ayat. "Sampaikan dariku walau hanya satu ayat" sabda Nabi. Satu ayat, satu kalimat yang punya makna... akan terus dingat manusia. Jangan ragu untuk memulai menulis, mulai dari satu kata : Bismillah ! .... teruslah menulis, kamu harus meninggalkan sesuatu untuk generasi di masa kini dan generasi di masa depan. Jangan ragu ... tulislah, walapun hanya satu kalimat. Tulislah walaupun hanya satu ayat !
Harta bisa hilang lanyap tanpa bekas, tapi ilmu yang ditinggalkan dan di wariskan, tak akan hilang. itulah uniknya ilmu, semakin dibagikan pada orang lain, semakin bertambah. Lain dengan harta, semakin dibagikan, semakin habis !, Kecuali harta yang di keluarkan di jalan Allah, seperti infak, sedekah, zakat dll, itupun jika memberikannya dengan ikhlas, bila tidak ikhlas ... yang tidak dapat apa-apa dari Allah !
Wahai... Syaripudin Zuhri .... usiamu semakin mendekati kematian....umurmu semakin mendekati ajal, jangan biarkan berlalu tanpa ada ilmu yang kau wariskan bagi generasi yang akan datang. Tulislah wahai diriku, walaupun hanya satu ayat, walaupun hanya satu kalimat ...., sekarang !, jangan ditunda-tunda, siapa tahu besok hari kamu sudah tiada. Tulislah ... tinggalkanlah ilmu yang bermanfaat. Selagi umur masih ada, selagi napas masih bisa berhembus, selagi tangan masih bisa digerakkan, selagi pikiran masih bisa bekerja, selagi mata masih bisa melihat, selagi telinga masih mendengar, selagi hayat masih di kandung badang, selagi jari jemari masih bisa metut kyboar komputer, selagi bonus umur masih tetap diberikan Allah, selagi keinginan dan kemauan ada, selagi minat masih menyala, selagi darah masih mengalir, selagi jantung masih berdetak, selagi mulut masih berkata, selagi kaki masih bisa berjalan, selagi karunia Allah masih kau terima, selagi air masih bisa kau minum, maka Tulislah !!! Jangan biarkan ide-idemu hilang begitu saja.

Tiga Payung


Saat badai tiba
Angin menderu-deru dengan hujan yang mengiringinya
Saat itu ku lihat ibu ( Hj Armani)
Dengan tenang berjalan sendirian

Ibu berjalan membawa 3 payung sekaligus
Di tengah-tengah badai tersebut
Aku sendiri berlindung pada sebuah rumah
Yang aku kwatir terbawa badai
Ternyata rumah bilik tersebut tetap kokoh
Sampai badai reda.

Pada tgl 25 Nopember 1993 aku bermimpi
Ayahku di bawakan 3 tongkat sekaligus oleh abangnya ( H Saubih)
Hari ini tgl 25 Januari 1994 aku bermimpi
Ibuku membawa 3 payung sekaligus

Jadi dalam mimpi tersebut
Ayahku ( H M Saelan) punya 3 tongkat
Ibu ( Hj Armani) punya 3 payung
Apa maknanya ? ku serahkan pada Allah SWT.

Kalau aku mencoba menafsirkan (Insya Allah )
Ayahku punya 3 tongkat artinya punya 3 penunjang/petunjuk kehidupan
Ibuku punya 3 payung artinya punya 3 pelindung kehidupan
apa amalan yang dilakukan Ayah dan Ibuku ?

Setahuku .... Ayahku membaca Al Qur'an dalam waktu senggangnya, belas kasihan pada orang lain dan rajin bersilaturahmi pada teman dan saudara-saudranya. Serdangkan ibu, sering bangun malam untuk sholat tahajud, menangung anak-anak yang bukan kewajibannya dan membaca Al Qur'an dll.

(Moskow, Selasa 25 Januari 1994 )

Asma Allah di Langit


Dulu beberapa tahun yang lalu
Aku pernah bermimpi melihat dua kalimat syahadat di langit
juga surat Al Ikhlas

Malam ini
Aku bermimpi melihat Asma Allah
Dalam bentuk kaligrafi berwarna putih
Juga tulisan Al qur'an dan kasidah
Dalam bentuk kaligrafi, warnanya putih juga

Ya berkali-kali aku diberikan mimpi bagus olehNya
hingga aku pernah tulis karena ragu-ragu
(kenapa orang yang penuh dosa sepertiku selalu diberikan mimpi-mimpi bagus tersebut?)
Dan mimpi itu bahkan sering menjadi kenyataan, seakan-akan Allah selalu lebih dahulu memberi tahu setiap kejadian yang berhubungan denganku, melalui mimpi. Alhamdulillah.
Dan peristiwa tersebut ku simpan sendirian, walau ada sebagain kecil yang pernah kuceritakan pada keluargaku, seperti : mimpi berenang di limpahan kacang humus, membawa selimut ke rumah calon istriku dll.

Dulu .... aku pernah kwatir terhadap diriku sendiri, terutama setelah di Moskow. Mengapa ? Karena hampir setiap malam dan dalam setiap tidurku aku bermimpi. Pernah aku coba menulis setiap mimpi-mimpiku, akhirnya aku bosen sendirian, karena hampir setiap hari aku harus menulis mimpi-mimpiku, akhirnya aku hentikan, kecuali mimpi-mimpi yang bermakna.
Aku kwatir tidak normal, dan sekarang aku robah pengertian tersebut, bukan tidak normal, tapi super normal. Insya Allah.

( Moskow, Jum'at 21 Januari 1994 )

Mereka "jalan" Duluan


Satu demi satu
orang-orang yang dekat denganku
dan orang-orang yang kukenal
mulai"jalan" menghadap panggilanNya

Paling awal sekali
kakek dan neneku dari pihak ( Kong Nawin dan Nyai Saodah )
lalu ibu yang melahirkan aku ( Hj Nogaya )
lalu kakek dan neneku dari pihak Ibuku ( H Gaung dan Hj Asmah )
ya, satu demi satu
mereka "jalan" duluan menghadapNya

Kapan giliranku ?
Allah yang mengetahuinya

ya, suka atau tidak
rela atau terpaksa
ikhlas atau ingkar
"panggilan" Allah akan datang juga
sudahkah kamu persiapkan bekal menghadap"panggilan"Nya ?
Insya Allah !!!

(Moskow, Kamis 13 Januari 1994 )

Tidak Bisa Tidur


Betul-betul siksaan batin
berpisah dengan istri
pikiranku melayang terus ke istri yang jauh di Tanah air
pikiranku jadi pusing
akibatnya untuk memejamkan matapun susah
biasanya mudah untuk tidur

Di dalam pikiranku perang berkepanjangan
antara membawa istri ke Moskow dengan biaya hidup yang mahal, susah dll
dengan aku kembali ke Indonesia dengan gaji kecil, hidup dengan orang tua dll
terus aja dua hal tersebut berputar-putar di otakku !

Maka dari jam 11 malam
sampai pagi dini hari jam 05
aku bolak bali ke tempat tidur
bangun dan tidur berusaha untuk memejamkan mata, tapi tak bisa
susah sekali untuk tidur

Ya Allah ....
ntah apa yang harus aku lakukan ?
aku sudah sholat malam, baca Al Qur'an, wirid dsb
tapi pikiranku tak bisa diajak kompromi
melayang ... layang terus ke istriku di Indonesia

ya ini siksaan batin
lagi ... lagi penyakit rohani hingga di dadaku
gara-gara berpisah dengan istri
ntah apa yang kucari
kebahagiaan ? atau uang ?

(Moskow, Selasa 4 Januari 1994 )

Jum'at Putih


Malam Jum'at
malam termulia diantara malam-malam lain
pada malam ini ku merasakan nikmatnya Jum'at putih
ya Jum'at yang suci, ku temukan malam ini, di sini di dalam ridhoNya

Malam Jum'at
begitu terasa nikmatnya
setelah menyerah total kepadaNya
dengan tahajud, witir, dzikir, membaca al qur'an dan sebaginya

Jum'at putih
ku namakan malam ini
karena di dalamnya kutemukan kesucian malam Jum'at
dengan banyak-banyak berdialog padaNya

Jum'at putih
di dalamnya ku menyerahkan semua titipanNya
padaNya yang telah memberikan titipan padaku
ya semua telah ku kembalikan padaNya
pada malam Jum'at putih
dan jiwaku tiba-tiba ringan seakan-akana tanpa beban
totalitas penyerahan padaNya
membuat jiwaku tenang, damai dan lega !
Alhamdulillah.

Jum'at putih
Jum'at suci
Jum'at kebahagiaan
Jum'at di atas Jum'at !
Allahu Akbar !!!

Titipan Allah


Ya Allah ....
Apapun yang ada pada hamba
Semuanya adalah titipanMu
Dan pada hakekatnya hamba tak punya apa-apa
Karena semua ini adalah titipanMu
Ya istri, ya harta, ya ilmu, ya diri hamba sendiri

Ya Allah ....
di Malam jum'at yang suci ini
hamba kau berikan nikmat yang besar
mereguk nikmatMu bersama istri , walau hanya dalam mimpi
tepat dua bulan hamba Engkau ikat dengan tali pernikahan
segala puji bagiMu ya Allah

Ya Allah ....
bersama ini hamba kembalikan titipanMu
karena hanya Engkaulah yang menguasai semua ini
termasuk istri hamba

Ya Allah ....
sebagaimana abdul Mutholib menyerahkan penjagaan Ka'bah padaMu
kektika tentara bergajah akan meruntuhkannya
maka hambapun menyerahkan penjagaan istri hamba padaMu dan semua yang hamba miliki
hamba kembalikan padaMu yang Maha Pemberi titipan
karena memang semua hanya titipanMu, ya Allah

Ya Allah .... hamba titi kembali titipanMu
Ya Allah .... titipanMu hamab titip kembali padaMu
Ya Allah .... padaMu jua semua titipan itu kembali. Allahu akbar .

(Moskow, Jum'at 24 Desember 1993 )


Kupu-kupu


Siapakah yang menciptakan kupu-kupu yang begitu persis warna dan bentuknya seperti daun-daun yang kering di saat musim gugur ? Dialah Allah SWT yang Maha Besar Dan Maha Pencipta segala Mahkluk !
Kupu-kupu hinggap di Mobilku, di pagi hari, saat aku piket di KBRI Moskow, hari Jum'at jam 07.25 tanggal 2 September 2005, Aku kira kupu-kupu itu daun kering yang berwarna coklat kekuningan, setelah ku amati, ku perhatikan secara seksama, ternyata yang ku kira daun kering adalah kupu-kupu ! Allahu Akbar !!!

Wednesday, June 14, 2006

Amanah Allah

Semua yang ada padamu
Adalah amanah Allah
Yang kelak dimintai pertanggung jawaban
Dirimu sendiri, istri, anak, harta, ilmu dan sebaginya
Adalah amanahNya
Yang wajib kamu pelihara sebaik-baiknya

Di Moskow banyak amanat Allah
Yang dititipkan kepadamu
Semuanya adalah karuniaNya
Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban kepadaNya
Semuanya akan diambil kembali olehNya
Semuanya akan kembali kepadaNya

Kamu hanya punya hak pakai
Tak punya hak milik
Karena semuanya(apapun bentuknya) adalah milikNya
Tak ada sedikitpun milikmu
Dirimu sendiripun milikNya, Istri dan anakmu juga milikNya
Suka atau tidak suka, istri dan anakmu akan kembali kepadaNya
Juga dirimu akan kembali kepadaNya
Hanya tinggal tunggu waktu

Amanat Allah SWT ada pada dirimu
Amanat Allah SWT ada istrimu
Amanat Allah SWT ada pada anakmu
Amanat Allah SWT ada pada ilmu, harta dan semuanya

Kembalikan semua kepadaNya
Karena memang semua milikNya



Monday, June 05, 2006

Dialog dengan maut


Berita kematian berada dimana-mana
Hampir tiap detik ada kematian
Di segala penjuru dunia
Kematian begitu tergambar jelas dan nyata
Di TV, di Internet, di koran dan majalah
Berita kematian demi kematian

Di Irak, kejahatan penjajah Pemerintah Amerika
Membuat kematian semakin dekat
Di Irak, kematian dengan berbagai bentuknya
Gerilyawan Irak... terus menerus menjemput maut
Darah berceceran di mana-mana
Tangis, air mata dan darah
Mengabarkan kematian demi kematian

Bom bunuh diri
Menjemput maut dengan caranya sendiri
Melawan penjajah tak kenal henti
Terkutuklah para penjajah dimana pun kau

Tsunami menghantam Aceh 26 Desember 2004 lalu
Memberitakan kematian dan maut
Tak kurang 150.000 jiwa melayang
Syahid bagi yang beriman

Tsunami meluluhlantakan Aceh dan sekitarnya
Dalam hitungan kilat
Ratusan ribu orang nyawanya melayang
Memberitakan duka

Dan gempa bumi di Jogyakarta dan sekitarnya
27 Mei 2006 yang lalu
Meluluhlantakan kehidupan
Jeritan kematian kembali menggema
Tak kurang dari 5000 jiwa melayang
Tewas dalam hitungan menit !!!

Malaikat maut memberitakan kehadiranya
Peringatan bagi yang masih hidup
Bahwa kematian datang dengan tiba-tiba
Tak di duga .....

Yang diantisipasi bahaya letusan GunungMerapi
Berminggu-minggu penduduk mengungsi
Yang ditakuti letusan Gunung Merapi
Tapi gempa bumi yang terjadi
Tanpa bisa diprediksi
Ribuan orang mati

Malaikat maut bertanya
Tak cukupkah berita kematian yang kukirimkan kepadamu?
Tak cukupkah kau baca berita kematian yang tiap saat ?
Tak cukupkah kau melihat di TV berbagai jenis kematian ?
Tak cukupkah kamu melihat disekelilingmu bahwa kamatian sudah hadir dihadapanmu ?
Masihkah kau tak mau bertobat ?
Masihkah kau bangga dengan dosa-dosa ?
Masihkah kau tunda untuk beribadah kepadaNya ?
Masihkah kau terus berpoya-berpoya bergelimang dosa dan noda ?
Atau kematian datang padamu dan kamu baru bertobat ?
Terlambat !

Tanyakan kemana orang tuamu sekarang ?
Dimana sekarang mereka berada ?
Tanyakan di mana sebagian saudara, teman dan sahabatmu sekarang ?
Dimana sekarang mereka berada ?
Mereka sudah diambil yang punya
Mereka sudah kembali kepada pemiliknya
Mereka sudah dijemput maut
Dengan caranya masing-masing

Malaikat maut bertanya
Tidak cukupkan berita kematian yang ku kabarkan setiap hari padamu ?
Berita kematian sudah ku sampaikan lewat TV, Internet, Cerita, SMS, koran, majalah dll
Masih kau sangsi bahwa aku akan datang padamu ?
Tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Tanpa kau duga
Tanpa bisa kau prediksi
Tiba-tiba
Kau mati !

"Bila aku datang", kata Malaikat maut
Putuslah semua yang kau banggakan
Putuslah semua harapanmu

Putuslah semua cita-citamu
Putuslah semua yang kau cintai dan mencintaimu
Putuslah semuanya, kecuali amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh
Putuslah kamu dengan segala harta benda yang kamu miliki
Lalu apa yang kamu cari, jika semua akan kau tinggalkan ?

Wahai .... pecinta dunia
Tak cukupkah kau melihat kematian menari-nari dimatamu ?
Tak cukupkah kau melihat maut dihadapanmu ?
Tak cukupkah kau sadari bahwa kematian semakin dekat, bukan semakin jauh ?
Tidakah kau merasakan bahwa malaikat maut sedang tersenyum padamu ?
Tidakah merasakan bahwa detak jantungmu bisa tiba-tiba berhenti ?
Tidakah kau sadari bahwa napasmu bisa tiba-tiba berhenti ?
Tidakah kau sadari bahwa nyawamu bisa melayang dengan tiba-tiba ?
Dan tiba-tiba saja rohmu kembali kepadaNya
dan kau mati
Kapan ? Hanya masalah waktu.

Kematian adalah tema yang paling ditakuti
Terutama bagi pendosa
Atau justru tema paling dilupakan dan dijauhkan
Mereka takut bila kematian menjelang
Kok kematian melulu yang dibicarakan, kan kita masih hidup ?

Mereka yang lupa akan kematian
Akan terus bergelimang dosa
Apalagi merasa masih muda

Mereka yang lupa kematian
Padahal sudah tua
Akan terus terus bergelimang dosa
Kematian baginya hanya sebatas kata
Mati
Itu saja
ya mati
Lalu, kenapa kalau aku mati ?
"Itu rurusanku", katanya

Berita kematian bagi orang-orang seperti itu
Hanya sebatas kata-kata
Tak merubah apapun
Tak ada kata tobat baginya
Tak ada kata sadar baginya
Tak ada kata ibadah baginya
Mari minum, minuman keras
Mari bernyanyi, nyanyian keras
Mari mabuk, semabuk-mabuknya
Lupakan kematian
Buat apa ingat kematian ?
Mari terus pesta
Sampai ajal tiba

Malaikat Maut tetap tersenyum
Melihat orang-orang tak juga sadar
Melihat orang-orang tak juga tobat
Melihat orang-orang yang bangga dengan dosa-dosa
Melihat orang-orang yang tak juga mau sholat

Malaikat hanya tersenyum
Sambil menunggu perintahNya
Malaikat Izroil hanya petugas
Dan hanya menjalankan tugasNya
Bila tak ada perintahNya
Malaikat maut hanya diam menunggu

Saat Malaikat maut menunggu perintahNya
Saat itu nyawamu masih ada
Saat itu kesempatan hidup masih ada
Saat itu pintu tobat masih terbuka
Saat itu bonus Allah masih diberikan padamu
Maka
Pergunakanlah kesempatan emas ini
Jangan sia-siakan
Pergunakanlah untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya
Jadikan ladang amal
Tebarkanlah benih-benih kebaikan
Carilah ridhoNya

Saat Malaikat maut menunggu perintahNya
Seakan dia berkata
Ayo segera tobat
Ayo segera kembali kepadaNya
Ayo segera sholat
Ayo segera berbuat kebaikan
Ayo segera beramal sebanyak-banyaknya
dan berdoalah
Ya Allah ... hidup dan kematian
Keduanya berasal dariMu
Engkaulah yang menghidupkan dan Engkaulah yang mematikan
Maka hidupkanlah hamba dalam kebaikan
Dan matikan hamba juga dalam kebaikan
Amin.







Wednesday, May 24, 2006

Setan lagi !


Setan tak senang melihat rumah tangga sakinah
Setan tak suka melihat rumah bahagia
Setan tak ridho melihat rumah tangga tentram
Setan tak cinta pada rumah tangga yang damai
Dan sangat benci pada suami istri yang rukun dan taat
Ibadah kepada Allah SWT

Karenanya setan dengan segala upayanya
Menggoda rumah tangga bahagia
Menjadi rumah tangga yang berantakan
Yang di dalamnya penuh dengan pertengkaran-pertengkaran
Betapapun kecil penyebabnya

Ya Allah ....
Lindungi rumah tangga hamba
Dari Godaan syetan yang terkutuk
Lindungilah anak dan istri hamba
Dari godaan musuhMU
Lindungi hamba
Dari Iblis yang Engkau laknat

Jadikanlah rumah tangga kami
Rumah tangga yang Engkau ridhoi
Bukan rumah tangga yang sesat

Ya Allah ....
Anak dan istri hamba adalah amanatMu
Berikanlah hamba ketabahan, kesabaran
Dan keteguhan iman dalam menjaga amanatMu

Ya Allah ....
Setan tetap ada dan menggoda
Berilah hamba kekuatan menghadapi musuhMu itu
Amin.

Apa lagi ?


Orang yang sudah sholat saja
Belum tentu masuk syurga
Apalagi yang tidak sholat

Orang yang sudah puasa saja
Belum tentu mendapat pahala
Jangan-jangan hanya dapat lapar dan dahaga
Apalagi yang tidak puasa

Orang yang sudah menguasai tiori suatu ilmu
Belum tentu bisa mengamalkanya
Apalagi yang tidak menuntut ilmu
Apa yang mau diamalkan ?

Orang yang sering melakukan dzikir saja
Belum tentu mendapat rahmatNya
Apalagi yang lupa padaNya

Sholat, puasa, haji, zakat, dzkir dsb
Serta ibadah lainnya
Jika bukan karena Allah, adalah sia-sia
Tak mendapat apa-apa dari Allah
Apalagi yang tidak sholat, tidak puasa, tidak haji(bagi Yang mampu ),
Tidak mengeluarkan zakat
Serta tidak beribadah lainnya

Maka sekecil apapun bentuk ibadahmu
Jika niatmu mencari ridho Allah
Insya Allah, Dia akan memberikan ganjaranNya
Dia akan memberikan hikmahnya kepadamu
Dia akan mengangkat derajatmu

Logika Keimanan


Sandaran utama logika keimanan
adalah " kun fayakun" jadilah maka jadilah
Sesuai dengan firman Allah SWT

Apa yang dapat dijangkau logika akal
Dengan logika keimanan, mudah saja

Logika akal manusia
Sangat terbatas
Seringkali menurut logika akal sudah benar
Ternyata gagal

Logika keimanan
Dapat menentramkan kegelisahan jiwa manusia
Di manapaun dan kapan berada

Bagi logika keimanan
Ruang dan waktu tak dapat membatasinya
Hinaan dan caci maki tak dapat menggoyahkannya
Ancaman dan intimidasi tak dapat membuatnya takut
Permainan dunia tak dapat menghancurkannya

Bagi yang mempergunakan logika keimanan
Perhitungan akal manusia hanya syarat
Bukan penentu segalanya

Dengan memakai logika keimanan
Dia akan selalu memeberi PetunjukNya
Dengan memakai logika keimanan
Dihadapi hidup ini dengan tawakal.

Kalah


Kamu tidak pernah bisa sombong
Mengapa ?
Karena kamu sering kali kalah
Melawan anggota tubuhmu sendiri
Jangankan yang besar-besar
Melawan rasa ngantuk datang, kamua sudah terlena
Bila keinginan buang hadast kecil atau besar
Kamupun kalah, harus dituruti keduanya

Dengan penyakit flu atau saki gigi saja
kamu sudah terampun-ampun
Teriak-teriak sendirian, jengkel dsb
Itu belum disiksa di neraka !

Belum lagi bila napsu datang
Suasah payah kamu melawannya
Dan seringkali kamu kalah, hingga setan tertawa
Para Malaikatpun menangis karenanya
Dan Allah SWT "tersenyum" melihat hambaNya
Yang satu ini yaitu kamu
Yang tersesat di jalanNya

Kamupun kalah dengan anak-anak santri
Dalam pendekatan dirinya kepada Allah SWT
Jangankan dengan para ustadz


Ya ... dalam segala segi kamu selalu dalam keadaan kalah
kalah dan kalah
Kapan kamu bisa menang ?
Jawabnya: Bila kamu bisa melawan dan memerangi hawa napsumu sendiri
Dan napsu tersebut dikendalikan olehmu

Jadi, selam kamu yang dikendalikan oleh hawa napsu
selama itu pula kamu akan kalah
Dan kekalahan melawan hawa napsu berakibat
Setan makin tambah temannya yaitu kamu
Malaikat menangis
Dan kamupun di akherat nanti termasuk orang-orang yang merugi
Tempatnya adalah di neraka jahanam

Makanya Nabi bersabda:
Peperangan yang terbesar
Adalah perang melawan hawa napsumu sendiri
karena perang melawan napsu sipatnya abstrak
Musuhnya tidak kelihatan
jadi, tidak bisa dikalhkan dengan senjata fisik apapun
Pedang, golok, pistol, meriam, bom dsb
Tak berguna untuk melawan hawa napsu

Napsumu dapat dikalahkan
Juga bukan dengan imanmu
Karena imanmupun bahkan seringkali kalah
Akalmupun tak dapat melawan napsumu
Sering kali akal bahkan dipermainkan napsumu

Jadi, apa yang dapat melawan hawan napsumu?
tiada lain adalah iradah Allah, hidayah Allah
Kehendak Allah, kemauan Allah, rahmat Allah
Kasih sayang Allah, ridho Allah, petunjuk Allah dst
Mengapa semua itu berasal dari Allah ?
Ya, karena hawa napsu diciptakan Allah
Dan Dialah yang dapat melenyapkannya.

Burung gagak "Adzan" dan "Bertasbih"

Kala waktu subuh menjelang
Di Moskow yang ada hanya dua mesjid
Ku mendengar "adzan" dari Mesjid alam
Muadzinnya adalah burung-burung gagak dan burung-burung kecil lainnya
Terdengar ramai sekali
Mereka bukan hanya "adzan" tapi juga"bertasbih"
Dengan cara mereka sendiri

Di Moskow di tengah-tengah kekapiran
Benar-benar kapir(Ingkar kepada Allah )
Mereka yang Ateis( tidak percaya adanya Tuhan )
Di tengah-tengah mereka itulah
Aku hidup sekarang ini, sejak 15 Pebruari 1991
Dan wajib tetap mempertahankan keimanan
Apapun yang terjadi, Insya Allah

Memang berat rasanya
Tantangannya bukan hanya dari aurot yang terbuka di mana-mana
Ya di bus-bus kota, di metro-metro, di toko-toko, di majalah-majalah, di koran-koran dsb
Apalagi jika musim panas seperti sekarang

Peperangan melawan napsu sendiri
Benar-benar sangat terasa
Dimana hukum serba boleh
Ya babi, anjing dan minman keras
bersaman denga itu sebagai muslim aku harus menjauhinya
agar tetap tawar(beriman) seperti ikan di tengah-tengah laut
yang asing (kapir)
Insya Allah.

Tuesday, May 23, 2006

Nikmatilah hidupmu dan rasakanlah kematianmu


Kamu sudah diberikan nikmat Allah SWT
Yaitu hidup dan masih tetap hidup sampai saat ini
Syukurilah, karena tidak semua orang dapat hidup
Dan banyak orang tak tahan menghadapi hidup
Betapa banyak orang-orang yang berlimpah harta benda
Tapi jiwanya miskin
Maka ditengah gemerlapan harta benda dia bunuh diri

Dan bila mati
Rasakanlah kematianmu
Syukurilah jika kamu mati dan bisa mati
Karena berapa banyak orang yang ingin mati
Tapi tidak mati-mati juga
Sakit bertahun tahun penuh dengan penderitaan
Mereka ingin mati
Tapi tidak mati-mati juga
Bahkan berumur panjang
Tapi tetap sakit
Bukankah itu siksaan ?

Jadi, hidup dan mati wajib disyukuri
Keduanya datang dari Allah SWT
Kamu hidup tidak minta kepada Allah SWT
Kamu mati tidak minta kepada Allah SWT
Semuanya atas kehendakNya
Maka, nikmatilah hidupmu selagi bisa hidup
dan nikmatilah kematianmu selagi bisa mati
ucapkanlah Alhamdulillah.

(Moskow, 28 Mei 1995 )

Pindah


Pada dasarnya manusia menusia
Tidak pernah tetap pada satu tempat
Manusia selalu bergerak
Selalu berpindah
Partama dari sperma ayah pindah ke Ibu
kedua dari rahim Ibu pindah ke dunia
ketiga dari dunia ke alam kubur
keempat dari alam kubur ke padang masyar
kelima dari padang masyar pindah ke syurga atau ke neraka
Aku pindah dan pindah lagi
kepindahan baru berhenti
dipersinggahan terakhir
yaitu syurga atau neraka !

Pasrah


Sikap pasrah kepada Allah SWT
Setelah berusaha, membawa jiwa menjadi tenang
Sikap menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT
Berdampak sangat positif
Yaitu hati menjadi lapang dan lega

Sikap tidak bergantung pada apa dan siapapun
Kecuali kepada Allah SWT
Menimbulkan sikap penuh percaya diri
Tidak merasa kehilangan pada sesuatu
Tidak merasa rugi tak mendapat sesuatu
tetap tabah dan tenang tanpa gejolak

Bergantung pada manusia
Siapapun dia, bisa-bisa menjadi stress !
Mengapa ?
Karena manusia lainpun punya persoalan masing-masing
Apalagi bergantung pada orang lain
Yang tidak bisa dipegang omongannya
Biasa nelangsa karenanya

Maka kembalikanlah semua urusan
Kepada Yang Maha Pengurus Segala urursan
Dialah Allah SWT
Yakinlah Allah tidak akan menyia-nyiakanmu

Pasrah
Tawakal Alallah
Berusaha
Lalu berserah diri kepadaNya
Insya Allah kamu tidak akan menjadi goncang
Ingat, kamu cuma berusaha
Tujuan utama adalah ridho Allah.

Pada Akhirnya


Betapapun panjang jalan yang kau tempuh
Batapapun jauh perjalanan yang kau lalui
Batapapun ilmu yang kau miliki
Batapapun harta yang kau cari sebanyak-banyaknya
Betapapun persahabatan yang kau bina sebaik-baiknya
Betapapun persaudaraan yang kau jaga keutuhannya
Pada akhirnya semuanya kamu tinggalkan

Pada akhirnya semua fana
Pada akahirnya semuanya nol
Pada akhirnya semuanya tiada
Pada akhirnya tubuhmu yang kau jaga juga akan lenyap
Pada akhirnya kematianlah kenyataan itu
Dengan izinNya satu-satunya kepastian yang tak dapat kamu elakan yaitu
Kematian !

Jadi, sejauh-jauhnya kau berjalan
Yang ada dihapanmu adalah
Kefanaan
Kamatian
Kanolan
Kelenyapan
Ketiadaan !

Jadi, sejauh-jauhnya kamu merantau
Kaluar dari negerimu, ke ujung dunai sekalipun
Di hadapan Allah SWT
Tak seincipun kamu bergerak
Kemanapun kamu berjalan
Berlari
Terbang
Kamu tetap di dalam Tuhan

Karena Dialah awal da akhir parjalanan hidupmu
Karena dari Dialah dan ke Dialah tujuan hidupmu.

Mutiara pribadi

Antara Moskow, Helsinki dan Stockholm

Ada Hikmah

Ada hikmah dibalik yang kau lihat dan yang kau baca. Moskow Jakarta ﺒﺳﻢﺍﻟﻟﻪﺍﻟﺮﺤﻣﻦﺍﻟﺮﺤﻴﻢ ﺍﻠﻠﻪﺍﻛﺑﺮ ﺍﻠﻠﻪﺍﻛﺑﺮ ﺍﻠﻠﻪﺍﻛﺑﺮ ﺍﺷﻬﺪﺍﻻﺍﻠﻪﺍﻻﺍﻠﻠﻪ ﻮﺤﺪﻩﻻﺷﺮﻳﻚﻠﻪ ﻮﺍﺷﻬﺪﺍﻦﻣﺤﻣﺪﺍﻋﺑﺪﻩ ﻮﺮﺳﻮﻠﻪ

Musim panas di Moskow

Musim panas di Moskow
Novokuznetskaya Ulitsa

Warga SIM di Musim Dingin di taman KBRI Moskow

Warga SIM di Musim Dingin di taman KBRI Moskow
Kecil Indah dan bermakna, pantang menyerah, pantang mundur dan terus bergerak di jalan Illahi. Berjuang dan berdoa disegala tempat di segala cuaca. Tahan menghadapi cobaan, ujian, hinaan, caci maki. Tetap tegar dan berpegang teguh pada janjiNya !

Di Arafah 2003

Di Arafah 2003
Insya Allah menjadi haji yang mabrur, haji yang selalu mendapat ridho dan ampunan Allah

Masa muda

Masa muda