Setan tak senang melihat rumah tangga sakinahSetan tak suka melihat rumah bahagiaSetan tak ridho melihat rumah tangga tentramSetan tak cinta pada rumah tangga yang damaiDan sangat benci pada suami istri yang rukun dan taatIbadah kepada Allah SWTKarenanya setan dengan segala upayanyaMenggoda rumah tangga bahagia Menjadi rumah tangga yang berantakanYang di dalamnya penuh dengan pertengkaran-pertengkaranBetapapun kecil penyebabnyaYa Allah ....Lindungi rumah tangga hambaDari Godaan syetan yang terkutukLindungilah anak dan istri hambaDari godaan musuhMULindungi hambaDari Iblis yang Engkau laknatJadikanlah rumah tangga kamiRumah tangga yang Engkau ridhoiBukan rumah tangga yang sesatYa Allah ....Anak dan istri hamba adalah amanatMuBerikanlah hamba ketabahan, kesabaranDan keteguhan iman dalam menjaga amanatMuYa Allah ....Setan tetap ada dan menggodaBerilah hamba kekuatan menghadapi musuhMu ituAmin.
Orang yang sudah sholat sajaBelum tentu masuk syurgaApalagi yang tidak sholatOrang yang sudah puasa sajaBelum tentu mendapat pahalaJangan-jangan hanya dapat lapar dan dahagaApalagi yang tidak puasaOrang yang sudah menguasai tiori suatu ilmuBelum tentu bisa mengamalkanyaApalagi yang tidak menuntut ilmuApa yang mau diamalkan ?Orang yang sering melakukan dzikir sajaBelum tentu mendapat rahmatNyaApalagi yang lupa padaNyaSholat, puasa, haji, zakat, dzkir dsbSerta ibadah lainnyaJika bukan karena Allah, adalah sia-siaTak mendapat apa-apa dari AllahApalagi yang tidak sholat, tidak puasa, tidak haji(bagi Yang mampu ), Tidak mengeluarkan zakatSerta tidak beribadah lainnyaMaka sekecil apapun bentuk ibadahmuJika niatmu mencari ridho AllahInsya Allah, Dia akan memberikan ganjaranNyaDia akan memberikan hikmahnya kepadamuDia akan mengangkat derajatmu
Sandaran utama logika keimananadalah " kun fayakun" jadilah maka jadilahSesuai dengan firman Allah SWTApa yang dapat dijangkau logika akalDengan logika keimanan, mudah sajaLogika akal manusiaSangat terbatasSeringkali menurut logika akal sudah benarTernyata gagalLogika keimananDapat menentramkan kegelisahan jiwa manusiaDi manapaun dan kapan beradaBagi logika keimananRuang dan waktu tak dapat membatasinyaHinaan dan caci maki tak dapat menggoyahkannyaAncaman dan intimidasi tak dapat membuatnya takutPermainan dunia tak dapat menghancurkannyaBagi yang mempergunakan logika keimananPerhitungan akal manusia hanya syaratBukan penentu segalanyaDengan memakai logika keimananDia akan selalu memeberi PetunjukNyaDengan memakai logika keimananDihadapi hidup ini dengan tawakal.
Kamu tidak pernah bisa sombongMengapa ?Karena kamu sering kali kalahMelawan anggota tubuhmu sendiriJangankan yang besar-besarMelawan rasa ngantuk datang, kamua sudah terlenaBila keinginan buang hadast kecil atau besarKamupun kalah, harus dituruti keduanyaDengan penyakit flu atau saki gigi sajakamu sudah terampun-ampunTeriak-teriak sendirian, jengkel dsbItu belum disiksa di neraka !Belum lagi bila napsu datangSuasah payah kamu melawannyaDan seringkali kamu kalah, hingga setan tertawaPara Malaikatpun menangis karenanyaDan Allah SWT "tersenyum" melihat hambaNyaYang satu ini yaitu kamuYang tersesat di jalanNyaKamupun kalah dengan anak-anak santriDalam pendekatan dirinya kepada Allah SWT
Jangankan dengan para ustadzYa ... dalam segala segi kamu selalu dalam keadaan kalahkalah dan kalahKapan kamu bisa menang ?Jawabnya: Bila kamu bisa melawan dan memerangi hawa napsumu sendiriDan napsu tersebut dikendalikan olehmuJadi, selam kamu yang dikendalikan oleh hawa napsuselama itu pula kamu akan kalahDan kekalahan melawan hawa napsu berakibatSetan makin tambah temannya yaitu kamuMalaikat menangisDan kamupun di akherat nanti termasuk orang-orang yang merugiTempatnya adalah di neraka jahanamMakanya Nabi bersabda:Peperangan yang terbesar Adalah perang melawan hawa napsumu sendirikarena perang melawan napsu sipatnya abstrakMusuhnya tidak kelihatanjadi, tidak bisa dikalhkan dengan senjata fisik apapunPedang, golok, pistol, meriam, bom dsbTak berguna untuk melawan hawa napsuNapsumu dapat dikalahkanJuga bukan dengan imanmuKarena imanmupun bahkan seringkali kalahAkalmupun tak dapat melawan napsumuSering kali akal bahkan dipermainkan napsumuJadi, apa yang dapat melawan hawan napsumu?tiada lain adalah iradah Allah, hidayah AllahKehendak Allah, kemauan Allah, rahmat AllahKasih sayang Allah, ridho Allah, petunjuk Allah dstMengapa semua itu berasal dari Allah ?Ya, karena hawa napsu diciptakan AllahDan Dialah yang dapat melenyapkannya.
Kala waktu subuh menjelangDi Moskow yang ada hanya dua mesjidKu mendengar "adzan" dari Mesjid alamMuadzinnya adalah burung-burung gagak dan burung-burung kecil lainnyaTerdengar ramai sekaliMereka bukan hanya "adzan" tapi juga"bertasbih"Dengan cara mereka sendiriDi Moskow di tengah-tengah kekapiranBenar-benar kapir(Ingkar kepada Allah )Mereka yang Ateis( tidak percaya adanya Tuhan )Di tengah-tengah mereka itulahAku hidup sekarang ini, sejak 15 Pebruari 1991Dan wajib tetap mempertahankan keimananApapun yang terjadi, Insya AllahMemang berat rasanyaTantangannya bukan hanya dari aurot yang terbuka di mana-manaYa di bus-bus kota, di metro-metro, di toko-toko, di majalah-majalah, di koran-koran dsbApalagi jika musim panas seperti sekarangPeperangan melawan napsu sendiriBenar-benar sangat terasaDimana hukum serba bolehYa babi, anjing dan minman kerasbersaman denga itu sebagai muslim aku harus menjauhinyaagar tetap tawar(beriman) seperti ikan di tengah-tengah lautyang asing (kapir)Insya Allah.