
Satu demi satu
orang-orang yang dekat denganku
dan orang-orang yang kukenal
mulai"jalan" menghadap panggilanNya
Paling awal sekali
kakek dan neneku dari pihak ( Kong Nawin dan Nyai Saodah )
lalu ibu yang melahirkan aku ( Hj Nogaya )
lalu kakek dan neneku dari pihak Ibuku ( H Gaung dan Hj Asmah )
ya, satu demi satu
mereka "jalan" duluan menghadapNya
Kapan giliranku ?
Allah yang mengetahuinya
ya, suka atau tidak
rela atau terpaksa
ikhlas atau ingkar
"panggilan" Allah akan datang juga
sudahkah kamu persiapkan bekal menghadap"panggilan"Nya ?
Insya Allah !!!
(Moskow, Kamis 13 Januari 1994 )
No comments:
Post a Comment