
Sandaran utama logika keimanan
adalah " kun fayakun" jadilah maka jadilah
Sesuai dengan firman Allah SWT
Apa yang dapat dijangkau logika akal
Dengan logika keimanan, mudah saja
Logika akal manusia
Sangat terbatas
Seringkali menurut logika akal sudah benar
Ternyata gagal
Logika keimanan
Dapat menentramkan kegelisahan jiwa manusia
Di manapaun dan kapan berada
Bagi logika keimanan
Ruang dan waktu tak dapat membatasinya
Hinaan dan caci maki tak dapat menggoyahkannya
Ancaman dan intimidasi tak dapat membuatnya takut
Permainan dunia tak dapat menghancurkannya
Bagi yang mempergunakan logika keimanan
Perhitungan akal manusia hanya syarat
Bukan penentu segalanya
Dengan memakai logika keimanan
Dia akan selalu memeberi PetunjukNya
Dengan memakai logika keimanan
Dihadapi hidup ini dengan tawakal.
No comments:
Post a Comment