Kala waktu subuh menjelang
Di Moskow yang ada hanya dua mesjid
Ku mendengar "adzan" dari Mesjid alam
Muadzinnya adalah burung-burung gagak dan burung-burung kecil lainnya
Terdengar ramai sekali
Mereka bukan hanya "adzan" tapi juga"bertasbih"
Dengan cara mereka sendiri
Di Moskow di tengah-tengah kekapiran
Benar-benar kapir(Ingkar kepada Allah )
Mereka yang Ateis( tidak percaya adanya Tuhan )
Di tengah-tengah mereka itulah
Aku hidup sekarang ini, sejak 15 Pebruari 1991
Dan wajib tetap mempertahankan keimanan
Apapun yang terjadi, Insya Allah
Memang berat rasanya
Tantangannya bukan hanya dari aurot yang terbuka di mana-mana
Ya di bus-bus kota, di metro-metro, di toko-toko, di majalah-majalah, di koran-koran dsb
Apalagi jika musim panas seperti sekarang
Peperangan melawan napsu sendiri
Benar-benar sangat terasa
Dimana hukum serba boleh
Ya babi, anjing dan minman keras
bersaman denga itu sebagai muslim aku harus menjauhinya
agar tetap tawar(beriman) seperti ikan di tengah-tengah laut
yang asing (kapir)
Insya Allah.
Jika kamu mati tak meninggalkan apa-apa, maka buat apa kamu dilahirkan ? Isilah saat hidupmu dengan hal apapun yang bermanfaat, jadikan lingkungan sekitarmu ladang amal dan ladang jihad yang luas ! Jangan putus asa dan menyerah, katakanlah : " Cukuplah Allah pelindung dan penolong bagiku "
Wednesday, May 24, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Mutiara pribadi
Ada Hikmah
Ada hikmah dibalik yang kau lihat dan yang kau baca.
Selamat datang
Back to The Books
Musim panas di Moskow
Novokuznetskaya Ulitsa
Warga SIM di Musim Dingin di taman KBRI Moskow
Kecil Indah dan bermakna, pantang menyerah, pantang mundur dan terus bergerak di jalan Illahi. Berjuang dan berdoa disegala tempat di segala cuaca. Tahan menghadapi cobaan, ujian, hinaan, caci maki. Tetap tegar dan berpegang teguh pada janjiNya !
Di Arafah 2003
Insya Allah menjadi haji yang mabrur, haji yang selalu mendapat ridho dan ampunan Allah
No comments:
Post a Comment