
Di dalam kursi-Nya
aku bekerja dengan susah payah
mencari sesuap nasi untuk hidupku dan keluargaku
Di dalam kursi-Nya
aku mencari ilmu dengan belajar
satu hurup demi satu hurup
untuk mecapai cakrawala yang maha luas
Di dalam kursi-Nya
aku bernaung dalam kedamaian
dengan banyak menyebut nama-Nya
di setiap waktu dan tempat
di dalam kursi-Nya
kutemukan makna hidup dan kehidupan
dari mana dan mau kemana
siapa aku dan bersama siapa
ku jalani hari-hariku
Di dalam kursi-Nya
kulena dan tertidur dengan lelapnya
penuh karunia hingga terjaga esok pagi
dan Dia tetap pada kursi-Nya dalam keadaan jaga
Di dalam kursiNya
ku temukan nikmat-nikmatNya
Di dalam kursi-Nya
ku masuki Dia
Di dalam kursi-Nya
aku ebrsama Dia
Allahu Akbar.
(Moskow, Senin 17 Januari 1994 )
No comments:
Post a Comment